Suami Walikota Tangsel Keluar Penjara untuk “Ngamar” dengan Artis di Hotel

Seorang penegak hukum yang mengetahui proses penyidikan menyebut sosok perempuan tersebut merupakan artis berinisial FN.

959
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (kanan) dan istrinya Wali kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (kiri).

Harianjawatimur.com – Tepidana korupsi, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, tak pernah jera dari hukuman jeruji penjara. Berdalih untuk periksa kesehatan di Rumah Sakit Hermina Arcamanik, suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu keluar Lapas Sukamiskin justru untuk bermadu kasih dengan seorang wanita diduga artis layar kaca.

Sang istri tak mau berkomentar apapun seputar kelakuan asusila suaminya. Mengenakan kemeja panjang putih dan celana hitam wajah Airin terlihat datar sedikit pucat sai melantik sejumlah pejabat pemerintah kota (Pemkot) yang dirotasi kemarin sekira pukul 16.10 WIB. Ia bergegas memasuki mobil dinasnya meninggalkan wartawan.

Seorang penegak hukum yang mengetahui proses penyidikan menyebut sosok perempuan tersebut merupakan artis berinisial FN. Dihimpun dari berbagai sumber, artis ini telah membintangi belasan judul film televisi.

“Dia (teman wanita Wawan) diduga artis,” kata Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, M Takdir, Kamis (6/12/2018).

Sayangnya, Takdir tak mau membeber siapa artis berinisial FN yang “ngamar” di hotel bersama Wawan tersebut. “Detailnya akan dibongkar oleh tim jaksa penuntut umum dalam persidangan,” ujarnya.

Ulah Wawan keluar penjara untuk berduaan dengan artis FN ini terungkap dalam sidang dakwaan terhadap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Dalam dakwaan itu, Wawan disebut menyalahgunakan izin menginap di luar lapas dengan alasan berobat.

Ceritanya, Wawan meminta izin ke RS Rosela Karawang pada 16 Juli 2018. Tapi, Wawan menyalahgunakan izin tersebut untuk menginap di sebuah hotel bersama seorang wanita.

Menurut jaksa, mobil ambulance yang membawa Wawan tidak menuju RS Rosela, melainkan RS Hermina Arcamanik, Bandung.Di parkiran rumah sakit tersebut, Wawan pindah ke mobil Toyota Innova hitam yang disopiri Ari Arifin, mantan narapidana pendamping.

Mobil kemudian melaju ke rumah milik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang juga kakak kandung Wawan di kawasan Bandung. Dari sana, mobil menuju hotel Grand Mercure Bandung. Di hotel itu, kemudian Wawan menginap bersama teman wanitanya.

“Setelah itu, perjalanan dilanjutkan kembali menuju Hotel Grand Mercure Bandung dan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan kemudian menginap di hotel tersebut dengan teman wanitanya,” ucap jaksa dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Wahid Husen di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu lalu (5/12).

Menurut KPK, Wawan kerap menyuap Wahid untuk memperoleh keistimewaan. Total Rp 63 juta sudah dikucurkan Wawan ke Wahid untuk mendapatkan kemudahan memperoleh izin keluar lapas, seperti izin berobat dan izin luar biasa.

Sebelum kasus ini, menurut jaksa, Wahid pernah memberikan izin luar biasa kepada Wawan pada 5 Juli 2018. Saat itu, Wawan beralasan ingin mengunjungi ibunya di Serang, Banten.

Namun, menurut jaksa, bukan mengunjungi ibunya, Wawan malah pergi menginap di Hotel Hilton, Bandung selama dua hari. Menurut jaksa, penyalahgunaan izin itu diketahui Wahid.

Hal itu dibantah Wawan melalui pengacaranya, Tubagus Sukatma. Ia menyebut Wawan tidak pernah berurusan dengan Wahid Husen.

“Mengenai informasi dakwaan dan apa yang saya dapatkan beberapa minggu lalu ketika besuk, dia (Wawan) membantah memberikan sesuatu karena nggak pernah berhubungan dengan Kalapas,” ujar Sukatma, Kamis (6/12). (tem/dra)