PT. Rajawali Tanjungsari Injiniring Komitmen Tolak Parcel

591

Surabaya(Harjatim) – Terbitnya Surat Edaran (SE) No. B/3956/GTF 00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelenggara negara dan para pejabat di lingkungan BUMN untuk tidak menerima parsel, uang, dan dalam bentuk apapun sebagai hadiah terkait hari raya keagamaan.

Mendapat reaksi positif dari  PT.Rajawali Tanjungsari Injiniring. Larangan itu dianggap sebagai wujud dari good corporate governance. Puluhan parcel berupa barang yang sudah terlanjur diterima, akhirnya disumbangkan anak perusahaan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI Group) ke panti asuhan sekitar perusahaan.

Direktur Utama PT.Rajawali Tanjungsari Injiniring, Salim mengaku pihaknya menerima puluhan parcel berupa barang di kantornya. “ Karena sudah terlanjur dikirim dan sudah sampai kantor. Akhirnya kita teruskan untuk disumbangkan ke salah satu panti asuhan di sekitar perusahaan,” aku Salim, Rabu (29/5/2019).

Parcel yang diterima PT. Rajawali Tanjungsari Injiring diteruskan ke panti asuhan

Disinggung siapa yang mengirim parcel, Salim enggan menjelaskan. “ Yang penting sudah kita sumbangkan ke panti asuhan. Hal ini sebagai bentuk komitmen menolak parcel lebaran di perusahaan kita,” sambung Salim.

Menurutnya masalah parsel terutama di saat hari besar keagamaan seperti Lebaran dan Tahun Baru biasanya menjadi sorotan karena mengundang unsur gratifikasi. Tidak hanya penerima, pemberi pun akan dikenai sanksi bila terbukti terlibat dalam serah terima parsel dan sejenisnya.

“ Gratifikasi itu bentuknya bisa tiket, parsel, tas, atau sekadar makanan.  Tapi kalau sudah terlanjur dikirim, terlanjur diterima, hendaknya diserahkan ke mereka yang lebih berhak menerima,” pesan Salim.

 Pada Ramadhan 1440 H PT.Rajawali Tanjungsari Injiniring melakukan kegiatan sosial dengan warga sekitar. Salah satunya buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim.

“ Sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan. Tak hanya waktu Ramadhan saja, setiap bulan kita ada agenda sumbangan anak yatim,” pungkas Salim.

 (awe/ka)