Ini Identitas Penjahat Jalanan Yang Ditembak Mati Petugas

229

Surabaya(Harjatim)- Identitsa ketiga penjahat jalanan yang ditembak mati diungkap oleh Polrestabes Surabaya. Dalam rilisnya, tersangkanya yakni, Susanto Efendi (37), Sofyan, (27) keduanya warga Dusun Pakisan Rt/Rw 001/002 Kel Kaligi Agah, Kec. Sumber Baru Kab. Jember dan Idris Efendi, (24) warga Dusun Kedung Liyer Rt/Rw 001/006 Kel Kaligi Agah, Kec. Sumber Baru Kab. Jember.

Dalam daftar hitam yang dipegang polisi ketiga pria ini juga melakukan pencurian motor di beberapa tempat yang antara lain Jalan Kejawan Putin Tambak 2 No. 37, Kejawan Putih Tambak II/30, Menur Surabaya, Darmawangsa Surabaya, Mojo Kidul 4/24, Jojoran 1, dan Jojoran 3/96 Surabaya.

Pelaku ini telah selama hampir dua bulan diincar oleh petugas dengan mobil yang disewanya tersebut. Namun saat itu keberadaannya masih terpantau di luar kota. Hingga pada, Sabtu 06 Juli 2019 sekitar jam 02.30 WIB, dini hari mereka dapat disergap oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Modus para pelaku ini, dengan menggunakan mobil sewaan Toyota Calya Nopol N-1034- RV didaerah Lumajang, kemudian para pelaku berangkat bersama-sama ke Surabaya untuk mencari sasaran sepeda motor yang pakir penuh atau minimal 2-3 unit.

Setelah mendapat sasaran, kemudian para pelaku mengambil sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak dan kunci stir sepeda motor dengan menggunakan kunci palsu model T yang telah disiapkan sebelumnya.

Bahkan, ketika beraksi di Jalan Jojoran 3 No. 65 Surabaya Surabaya, para pelaku sempat mengancam korban dengan menodongkan pisau kearah leher korban dan apabila melawan maka para pelaku tidak segan-segan akan membunuhnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengungkapkan, Kelompok ini adalah kelompok sadis yang juga biasa beroprasi di wilayah Jember dan sekitarnya juga dibeberapa Kota lainnya.

Begitu ada laporan masuk, setelah melakukan intrograsi kepada korban dan menerangkan para pelaku sempat mengancam korbannya dengan menodongkan pisau kearah leher korban.

“Mereka tak segan segan melukai ataupun membunuh dengan menggunakan Pisau Penghabisan jika korban melawan,” ujar Sudamiran.

Unit Resmob Satreskrim akhirnya melakukan penyelidikan dan diperoleh keterangan kalau mobil yang digunakan adalah milik rental. Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan keberadaan mobil tersebut, dan pada Sabtu, 13 Juli 2019 Jam 02.30 WIB, mereka menggunakan mobil Cayla tersebut diketahui informasi para pelaku beraksi di Jalan Jojoran 3.

Kemudian anggota melakukan pengerebakan dan penghadangan didaerah Darmo Indah Surabaya, akan tetapi pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau penghabisan.

“Anggota Resmob mengambil tindakan dengan memberikan tembakan peringatan, akan tetapi para pelaku tidak menghiraukan dan berbalik arah melakukan penyerangan terhadap Anggota,” kata Sudamiran, Minggu (14/7/2019).

Hingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku ditembak mengenai dibagian dada.

“Ketiga tersangka sempat dilarikan ke RS Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapat tindakan medis, namun para pelaku tewas saat perjalanan,” tambah Sudamiran.

(alm/ka)