KPK Mati Gaya

157

Jakarta(Harjatim) – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memutuskan mengembalikan mandat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).Para pimpinan sebagai penanggung jawab tertinggi Lembaga Antikorupsi menyerahkan tanggung jawab pengelolaan Lembaga Antikorupsi kepada Jokowi dan menunggu perintah Presiden selanjutnya.

“Setelah kami pertimbangkan, maka kami para pimpinan yang merupakan penanggung jawab KPK dengan berat hati pada Jumat, 13 September 2019, kami menyerahkan pengelolaan KPK kepada Presiden. Kami tunggu perintah,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Agus mengatakan, keputusan ini ditempuh terkait kegelisahan dan kekhawatiran para pegawai dan pimpinan KPK atas terus bergulirnya revisi UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK yang dinilai akan melemahkan upaya pemberantasan korupsi. Hingga saat ini, Agus mengatakan, pimpinan KPK tidak pernah tahu dan tidak pernah dilibatkan terkait isi draf RUU KPK.”Mudah-mudah kami diajak bicara bapak Presiden untuk menjelaskan kegelisahan seluruh pegawai kami. Dan juga isu-isu yang sampai hari ini kami tidak bisa menjawab,” katanya.

Dalam konferensi pers itu, Agus didampingi oleh dua Komisioner KPK lainnya, Saut Situmorang dan Laode M Syarif. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah serta tiga Penasihat KPK juga terlihat mendampingi Agus. Mantan Kepala LKPP ini mengatakan, keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan seluruh pimpinan. Agus mengatakan, pihaknya menunggu perintah Presiden Jokowi. Termasuk mengenai sisa masa tugas Pimpinan KPK jilid IV yang baru berakhir Desember 2019.

“Kami menunggu perintah apakah kemudian kami masih akan dipercaya sampai Desember. Apakah tetap operasional seperti biasa terus terang kami menunggu perintah itu,” katanya.Jubir KPK, Febri Diansyah menjelaskan. Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah menerbitkan Surat Presiden (Surpres) yang menugaskan Menteri Hukum dan HAM (Memkumham) Yasonna H Laoly dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan RB) Syafruddin untuk bersama DPR membahas revisi UU KPK pada Rabu (11/9). Keesokan harinya, Kamis (12/9), Yasonna dan Mendagri Tjahjo Kumolo mulai menggelar rapat dengan Badan Legislatif (Baleg) DPR

Tiga pimpinan KPK menggelar konferensi pers , karena KPK merasa tak dilibatkan dalam proses penggodokan revisi UU KPK yang sudah disetujui Jokowi. Pimpinan yang hadir adalah Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (yang pagi tadi mengajukan pengunduran diri) dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Turut hadir juru bicara KPK Febri Diansyah. Sementara itu, dua pimpinan KPK yang tak terlihat adalah Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Alexander Marwata.hen