Pasangan Kakek Nenek Digelandang Polisi Saat Nyabu

127

Surabaya(Harjatim)- Karena sudah tersugesti kalau pakai sabu bisa membawa nikmat saat berhubungan badan, pasangan selingkuh lanjut usia ini yang kerap konsumsi Narkotika jenis sabu akhirnya terendus oleh Polisi.

Kedua pasangan selingkuh yang sudah sama-sama mempunyai cucu ini akhirnya diamankan oleh Reskrim Polsek Sukomanunggal Surabaya.

Kedua pelaku selingkuh itu, Suryadi (48), warga Jalan Kapasari Pedukuhan 7, yang tinggal di Tambaksari Gg. II Surabaya dan Mujiana (52), warga Jalan Kebon Dalem Gg. 1, Surabaya.

Usai ditangkap, dihadapan penyidik, pelaku Suryadi mengaku yang mempunyai ide mengkonsumsi sabu itu. Disamping untuk stamina, dirinya mengkonsumsi juga hendak berhubungan badan.

“Untuk menambah nikmat dan kuat saat bercinta. Selain itu kerja biar kuat saat lembur di percetakan,” aku pelaku Suryadi.

Mujiana sendiri membenarkan jika sudah sedikitnya empat kali dirinya dan pasangan selingkuhnya itu nyabu. Keduanya selalu memakainya dalam kamar mandi untuk menghindari suami Mujiana.

“ Saya hanya ikut ide nyabu pelaku Suryadi, namun yang membeli sabu saya dan dibeli didaearh Bolodewo,” jelas Mujiana.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono didampingi Kanitreskrim Iptu Rochib mengatakan, keduanya diamankan, Sabtu, 24 September 2019 lalu pukul 23.30 WIB, di Jalan Pegirikan Surabaya setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Dari keduanya kita amankan 1 plastik kiip yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu sabu dengan berat 0,56 Gram,” kata Muljono, Rabu (18/9/2019).

Lanjut Muljono, begitu ada info jika ada pasangan yang kerap membeli sabu dan memakainya secara bersama-sama, langsung dilakukan penyelidikan secara intensif.

Hasil dari penyelidikan hingga pengungkapan didapatlah dua pelaku pasangan selingkuh nyabu yang pengakuannya hanya untuk stamina.

“Ketika diamankan, sabu ada digenggaman tangan klrl Mujiana yang mana dibeli dari seseorang didaerah Jalan Bolodewo Surabaya dengan harga Rp. 300.000,” tambah Muljono.

Keduanya kini sama-sama mendekam dalam penjara Polsek Sukomanunggal Surabaya. Mereka akan dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

(alm)