Tersungkur di kandang, Persela Terancam Degradasi

102

Lamongan(Harjatim)-Persela Lamongan gagal meraih kemenangan di kandangnya pada laga melawan tamunya PSIS Semarang 0-1 pada Liga 1 di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan,  Jumat. Gol PSIS tercipta pada saat injury time atau menit 90+3 melalui kaki Hari Nur Yulianto. Gol ini membuat LA Mania pendukung Persela Lamongan lemas menerima kekalahan di kandang sendiri.

Pada laga kali ini permainan terlihat hati-hati pada kedua tim sepanjang 2×45 menit. Karena kedua tim berada di zona merah klasemen sementara Liga 1.Pelatih Persela Nil Maizar sempat mengganti pemainnya setelah Sugeng Efendi mengalami cedera dan digantikan oleh Malik Risaldi. Pergantian ini mampu menambah daya gebrak tim berjuluk “Laskar Joko Tingkir” dan Alex Dos Santos Goncalves sempat mendapat peluang emas di sisi kiri gawang PSIS, namun sepakannya berhasil ditangkap kiper Jandia Eka Putra. Jelang laga babak pertama usai, pertandingan sempat dihentikan satu menit, tepatnya di menit ke-44 untuk mengenang meninggalnya penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda.

Penghentian pertandingan diumumkan melalui pemberitahuan dari operator stadion, yang disambut nyanyian serta pengibaran bendera bergambar legenda penjaga gawang Persela tersebut.Usai dihentikan, laga kemudian dilanjutkan seperti biasa dan babak pertama diakhiri dengan skor sama imbang 0-0. Memasuki babak kedua, Persela mencoba bermain menyerang dan sempat mendapat beberapa peluang, namun tetap belum membuahkan hasil.

Mendapat serangan bertubi-tubi membuat pelatih PSIS Bambang Nurdianysah menarik Claudir Marini Junior dan digantikan Andreas Chrismanto di menit ke-52 dan mengandalkan serangan balik.Skema ini sempat membuahkan hasil melalui tandukan Wallace Costa, namun bola hanya membentur tiang gawang. Diakhir pertandingan kedudukan masih sama kuat yakni 0-0. Akhirnya PSIS mampu melesakkan gol di tiga menit tambahan babak kedua, Hari Nur Yulianto membobol gawang Dwi Kuswanto dan skor pun berubah0-1 yang bertahan hingga akhir laga.Hasil ini membuat Persela Lamongan semakin dekat dengan zona degradasi, karena tertahan di peringkat ke-14 dengan raihan 20 poin dari 22 laga, sedangkan PSIS merangkak naik ke peringkat 12 dengan mengumpulkan 24 poin dari 22 pertandingan.hen