Begini Trobosan Strategi Bupati Banyuwang dimasa pandemi COVID-19

84

 

Banyuwangi,(harjatim) -Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam kegiatan yang digelar secara virtual oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan, Lembaga Administrasi Negara (Puslatbang KMP LAN) RI dengan tajuk

“Isu Strategis: Kepemimpinan Kewirausahaan” memaparkan strategi bagaimana melakukan terobosan di situasi krisis seperti pandemi COVID-19. Selain itu, dalam acara yang diikuti 54 pejabat eselon II dari sejumlah instansi pemerintahan pusat maupun di daerah di Indonesia itu ia juga menjelaskan tentang kepemimpinannya selama hampir sepuluh tahun di kabupaten paling ujung Jawa Timur.

“Pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh dunia ini, benar-benar semua pemimpin di segala level, termasuk seorang bupati. Bagaimana tidak, semua sektor kehidupan terdampak dan ini memaksa seorang pemimpin mencari jalan keluar dari krisis ini,” kata Bupati Anas pada kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Puslatbang KMP LAN Andi Taufik, di Banyuwangi, Selasa.16/6

Azwar Anas mencontohkan tentang bantuan sosial untuk warga terdampak COVID-19. Di lapangan masih ditemukan warga miskin yang belum terakomodir skema bantuan apapun, dan permasalahan ini banyak terjadi di daerah. “Kami memilih opsi tidak saling menyalahkan siapapun, gantinya kami justru mencari solusi, yakni dengan membuka pelaporan bansos daring. Mereka yang belum terakomodir bansos bisa melaporkan dirinya lewat aplikasi Smart Kampung,” ujarnya.

Hal itu, katanya, mendapat respons baik dari warga. Dengan demikian, penyaluran bansos bagi warga terdampak pandemi COVID-19 bisa merata dan tepat sasaran. “Begitu halnya dengan kebijakan normal baru yang diambil pemerintah pusat, bagaimana Banyuwangi secara bertahap merumuskan dan banyak melakukan simulasi untuk kebiasaan baru ke depan,” kata Anas menambahkan.

Di awal, menurut dia, melibatkan banyak pihak untuk mendapatkan masukan tentang normal baru, mulai dari tenaga medis, tokoh agama, hingga pelaku pariwisata. Semua dilibatkan agar bila benar-benar dilaksanakan bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Puslatbang KMP LAN RI, Andi Taufik mengapresiasi berbagai kebijakan dan pola kepemimpinan yang dilakukan Bupati Anas.

Menurutnya, kepemimpinan berbasis kreativitas seperti yang dilakukan Bupati Anas menjadi kunci kesuksesannya memimpin Banyuwangi, termasuk dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Ini patut dicontoh. Kreativitas dan inovasi Banyuwangi telah terbukti nyata bisa menembus segala keterbatasan daerah. Termasuk saat pandemi COVID-19 melanda, Banyuwangi mampu membuat inovasi cemerlang untuk menanggulanginya. Salah satunya, mengintegrasikan data penyaluran bansos ke program Smart Kampung,” tuturnya. (an/wan)