Pemasangan U-Ditch di Sumber Waru Akhirnya Dibongkar

149

Gresik (Harjatim)- Proyek drainase lingkungan berupa pekerjaan pemasangan U-Ditch di Desa Sumber Waru Kecamatan Wringinanom yang dinilai mengabaikan standar konstruksi akhirnya dibongkar lagi. Hal ini ditegaskan Kades Sumber Waru, Moch. Sohidin.

Menurutnya dalam pemasangan U-Ditch awalnyal terjadi kesalahpahaman antara pendamping desa dengan pekerja terkait metode pelaksanaan yang benar.

” Karena salah paham dan kurang mengertinya pelaksana dalam tahapan pekerjaan proyek itu,” kata Moch.Sohidin di kantornya, Selasa (21/10).

Dia menjelaskan pekerjaan U-Ditch sepanjang 111 meter yang sudah terpasang itu akan dibongkar.

” Sudah mulai kita bongkar lagi. Daripada dibelakang hari menimbulkan masalah bagi kita,” jelasnya.

Setelah dilakukan pembongkaran lanjut Sohidin dalam pemasangan U-Ditch selanjutnya. Cover U-Ditch akan rata dengan paving jalan.

” Letaknya sama. Namun cover U-Ditch akan kita ratakan dengan jalan paving. Mengikuti alur jalan,” lanjutnya.

Sohidin sendiri memberikan apresiasi kepada media yang kritis. Memberikan saran dan kritik yang membangun.

” Proyek belum selesai kita sudah diingatkan, jika kita terdapat kekeliruan. Sehingga kita bisa membenahi apa yang kurang dalam tahapan pekerjaan. Semoga kita dapat terus belajar lebih baik dalam setiap kegiatan pembangunan di desa,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya metode pemasangan pekerjaan U-Ditch di Desa Sumber Waru disinyalir ‘mengabaikan’ standar konstruksi yang disyaratkan. Proyek drainase lingkungan konstruksi U-Ditch senilai Rp 65 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 itu ‘terancam’ gagal konstruksi.

Hasil monitoring harianjawatimur.com pemasangan U-Ditch berukuran 30 Centimeter X 40 Centimeter X 120 Centimeter dilakukan di badan jalan. Tidak hanya itu sesudah U-Ditch beserta cover terpasang. U-Ditch yang terpasang itu kemudian ditimbun dengan urugan sirtu.

Setelahnya, bagian atas cover U-Ditch direkondisi dengan pemasangan paving. Sementara dalam pemasangan U-Ditch menggunakan metode manual, tenaga orang. (awe)