Komisi II Sidak GMSC, Diduga Kesalahan Kontruksi Plafon

35

Mojokerto (harjatim) – Komisi II DPRD Kota Mojokerto sidak Graha Mojokerto Servis City (GMSC) di Jalan Gajah Mada, Selasa (12/1/2021). Sidak dilakukan guna melihat langsung langit-langit atau plafon lantai dua yang ambruk.

Namun sayang beribu sayang keinginan Komisi II untuk melihat lebih dekat langit-langit yang ambruk tidak dapat terlaksana. Sebab, ruangan yang langit-langitnya ambruk telah dipasang polis line.

“Sebenarnya kami ingin melihat lebih dekat untuk mengetahui penyebab yang membuat plafon GMSC ini ambruk. Tapi ternyata sudah dipasang polis line sehingga kita tidak bisa masuk,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto M Rizky Fauzi Pancasilawan.

Namun demikian, lanjutnya, pihaknya sudah mendapat keterangan dari kepala Dinas PUPR dan PLt DPMPTSP Naker bahwa dugaan sementara penyebab plafon ambruk karena adanya kesalahan pembangunan rangka plafon yang terbuat dari gafalum. “Ini masih dugaan sementara tapi ini masih dalam pemeriksaan kepolisian dan kejaksaan.,” ujarnya.

Sebagai langkah berikutnya, Komisi II akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing dengan mengundang pihak kontraktor yang mengerjakan, instansi terkait, dan konsultan pengawasan. “Hearing segera kita lakukan setelah melapor dan mendapat disposisi dari pimpinan dewan,” imbuhnya.

Selain diikuti oleh seluruh anggota Komisi II, tampak juga dalam sidak tersebut Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto Mashudi dan PLt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo. Usai dari GMSC, sidak dilanjutkan ke pemandian Sekar Sari.

Sementara itu, Plt Kepala DPMPTSP Naker Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, dengan ambruknya plafon di lantai dua, pelayanan harus tetap jalan. “Yang terdampak kan DPMPTSP Naker dan Dispenduk Capil, sekarang sudah kita pindahkan ke lantai tiga sehingga pelayanan tetap jalan,” tandasnya.

Terkait dengan konstruksi dan lainnya, lanjutnya, saat ini masih dikoordinasikan dengan pihak PU. “Nanti PU akan membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi apa penyebabnya termasuk hal lainya. Sekarang kan masih dipolis line, kita belum bisa berbuat banyak, ” katanya.yus