Pembangunan Box Culvert Ruas Jalan Banter-Kalipadang Sarat Penyimpangan

DPUTR Intruksikan Dibongkar Tak 'Digubris' Kontraktor

56

Gresik (Harjatim) – Pembangunan Box Culvert di ruas Jalan Banter-Kalipadang yang berada di Desa Karangan Kidul Kecamatan Benjeng menuai kecaman dari warga setempat. Warga menyayangkan teknis pengerjaan yang telah dilakukan kontraktor. Proyek yang bersumber dari APBD Pemkab Gresik senilai Rp 146.679.500 yang digarap CV.Ratu Nayla Mandiri dianggap mengabaikan standar konstruksi. Sehingga berpengaruh terhadap umur bangunan yang terancam tak sesuai perencanaan.

Sumber setempat yang berhasil ditemui mengungkapkan dalam pengerjaan terdapat kejanggalan. Urutan Item pekerjaan yang seharusnya dilakukan kontraktor dalam teknis pekerjaan tidak dilakukan.

” Padahal itu untuk menunjang kualitas pekerjaan. Kalau pekerjaannya seperti ini, kontraktornya seenaknya. Selain kualitas berkurang, volume pekerjaan dibandingkan nilai proyek juga patut dipertanyakan,” ungkap sumber sambil mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan.

Masih menurutnya dalam pekerjaan juga tidak terlihat tim pengawas DPUTR Bidang Binamarga. Padahal peranan pengawas sangat dibutuhkan untuk mengendalikan suatu pekerjaan.

” Bisa jadi ada persengkokolan antara dinas dan kontraktor. Kontraktor dibiarkan seenaknya dalam bekerja. Meski itu menabrak ketentuan teknis,” lanjutnya.

Jika masih tetap tidak ada tindakan dari dinas maupun kontraktor untuk membenahi pekerjaan yang telah dilakukan. Ia bakal melaporkan persoalan ini ke aparat penegak hukum.

” Bisa jadi selain dalam proyek ini, praktek perbuatan jahat ini terjadi dalam proyek yang lainnya. Proyek ini bisa menjadi salah satu pintu masuk untuk menggungkap proyek penunjukan langsung (PL) yang dikelolah Bidang Binamarga yang lainnya,” tutup sumber.

Sementara Dedik yang mengaku pelaksana proyek dari CV. Ratu Nayla Mandiri mengaku pengerjaan proyek dilakukan mepet tutup tahun anggaran. Selain itu kondisi cuaca curah hujan tinggi. ” Kalau tidak dilakukan seperti ini tidak bisa menyelesaikan pekerjaan,” kata Dedik di lokasi pekerjaan.

Dia menjelaskan Box Culvert yang dipasang sebanyak 7 unit. Berukuran 1 meter x 1 meter x 1,2 meter.

” Pekerjaannya bongkar jembatan lama, pasang Box Culvert finising pemasangan paving di atas Box Culvert,” jelasnya.

Kontraktor ‘Mokong’, Intruksi DPUTR Tak ‘Digubris’

– Sementara menanggapi temuan ini Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Binamarga DPUTR Gresik Edi Pancoro mengaku sudah mengintruksikan kontraktor untuk melakukan pembongkaran pekerjaan.
” Rekanannya sudah saya suruh mbokar,” jawab Edi Pancoro singkat melalui via WhatsApp menanggapi temuan yang dikirim wartawan.
Namun Edi enggan memberikan keterangan lebih rinci terkait persoalan ini. Dia melempar persoalan ke kontraktor. ” Hubungi kontraktornya mas,” lanjut Edi.
Pantauan harian jawatimur di lokasi pekerjaan. Proyek masih dibiarkan tanpa ada perbaikan apalagi hingga pembongkaran. Finising pekerjaan paving diatas Box Culvert tidak sepenuhnya menutup Box Culvert yang telah terpasang. Terdapat banyak rongga diantara pasangan Box Culvert yang tidak terisi sirtu. awe