Penyebar Hoaks Kasdim Gresik Meninggal Usai Vaksin Sinovac Ditangkap

31

Gresik (Harjatim) – Jajaran Cyber Crime Polda Jatim dan Polres Gresik berhasil mengamankan TS, terduga pelaku pembuat sekaligus penyebar foto dan berita hoaks Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf. Sugeng Riyadi dan Alm Mayor Kav Gatot Supriono (Danramil Kebomas) meninggal usai disuntik vaksin Sinovac.
Pelaku TS merupakan residivis yang saat ini masih menjalani hukuman di salah lembaga permasyarakatan (LP). Lelaki berusia 44 tahun ini diamankan usai menyebarkan kabar bohong melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs Slamet Hadi Supraptoyo didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengekspos pelaku yang telah ditetapkan menjadi tersangka di Mako Polres Gresik, Rabu (20/1/21).
Wakapolda mengatakan, tersangka TS ditangkap terkait berita hoaks Mayor Inf. Sugeng Riyadi (Kasdim 0817 Gresik) dan Alm Mayor Kav Gatot Supriono (Danramil Kebomas) yang meninggal usai divaksin Sinovac.
“Tersangka TS diduga melakukan pelanggaran UU RI No. 19 Tahun 2016 pasal 45A ayat 1, Jo pasal 28 Ayat 1 UU RI No. 19 Tahun 2008,” ujar Brigjen Pol Slamet.
Disinggung mengenai motif tersangka yang menyebarkan berita bohong, pihaknya mengaku tim penyidik masih mendalami. Pihaknya menegaskan, bahwa tersangka adalah warga yang berdomisili di Gresik dan memiliki KTP Gresik.
Terkait latar belakang tersangka apakah berstatus narapidana atau yang lainnya, masih belum bisa disampaikan.
“Sementara masih kami dalami, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” terangnya lagi.
Jenderal bintang satu itu menambahkan, selain mengamankan pelaku. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya tiga buah ponsel yang diduga untuk membuat konten serta digunakan menyebarkan berita hoaks.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya berita yang belum terbukti kebenarannya,” imbuhnya.
Ditanya soal vaksinasi, Slamet menegaskan bahwa vaksinasi itu merupakan bagian ikhtiar Bangsa Indonesia agar segera terbebas dari pandemi Covid -19. “Saya selaku Wakapolda adalah orang ke-2 yang mendapatkan vaksin, dan sampai hari ini saya dalam kondisi baik-baik saja,” ungkapnya.
Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengingatkan masyarakat jangan mudah menyebarkan berita bohong atau hoaks karena bisa dijerat dengan Undang-Undang ITE (informasi, teknologi dan elektronik). “Kami imbau masyarakat jangan mudah percaya informasi di media sosial, disaring dulu sebelum di-share,” pintanya.
Pada kesempatan itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo hadir di Gresik didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Humas Polda Jatim AKBP Sinawan, Kapendam V/Brawijaya Kolonel Inf. Imam serta Kadinkes Gresik drg. Syaifudin Ghozali. (awe)