Banjir Kota Mojokerto, Dewan Beri Catatan Khusus

127

Mojokerto(Harjatim)-Terkait banjir yang terjadi di Kota Mojokerto dan mengenangi kawasan niaga serta di ruas jalan perkantoran jl.A.Yani, dewan memberikan catatan khusus. Wakil ketua DPRD Kota Mojokerto, Junaidi Malik mengatakan bahwa kondisi wilayah Kota Mojokerto yang mengalami genangan hebat di alun-alun dan jalan Mojopahit, Sentanan. “Saya mohon petugas terkait melakukan monitoring dan menganalisa untuk langkah upaya perencanaan program pengendalian banjir yang sistematis terukur, terintegrasi dan tepat sasaran, sehingga ada solusi subtantif persoalan rutin genangan banjir yang melanda kota di beberapa titik kawasan,” tambah Junaidi.

Menanggapi permintaan wakil Ketua Dewan, Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Pemukiman Kota Mojokerto, Mashudi mengatakan memang semalam sempat terjadi genangan, karena hujan yang sangat lebat dan berdurasi lebih dari 2 jam, mengakibatakan saluran yang ada tidak mampu menampung dan berakibat terjadinya genangan di beberapa titik, Alhamdulilah tim pengendali banjir kita dengan peralatan dan pomda yang memadai berhasil menangngani di lapangan dengan waktu kurang dari 2 jam genaagan sudah berhasil surut dan normal kembali

Menanggapi jawaban Kadir, Junaidi kembali mengatakan bahwa dirinya juga meminta intansi terkiat dalam jangka pendek semua fungsi pompa air yang ada dioptimalkan saat terjadi hujan dan tiap hari dilakukan pengerukan wallet saluran yang kotor dan dangkal tetap digencarkan agar kejadian serupa dapat diminimalisir.

Seperti diberitakan sebelumnya hujan deras yang menguyur Kota Mojokerto selama satu jam lebih membuat sejumlah ruas jalan protokol tergenang banjir hingga 50 cm. Sejumlah pengendara kendaraan yang melintas di jalan A.Yani depan kantor Pemkab Mojokerto dan jalan Mojopahit dibuat keheranan dengan banjir kali ini. Karena tidak biasanya banjir sebesar ini selama ini, apalagi di jalan A.Yani bahkan sangat jarang sekali terjadi.

Pantauan di lokasi, karena jalan Mojopahit merupakan kawasan niaga, banyak toko yang sebelumnya buka memilih menutup tokonya. Ada juga yang tetap buka sambil mematnau ketinggian air banjir, jangan sampai masuk ke dalam tokonya dengan sesekali menghalau air banjir di trotoar.

Saat banjir mengguyur tidak sedikit kendaraan utamanya roda dua yang mogok tidak kuat menerabas tinnginya air di jalan Mojopahit. Warga sekitar yang secara spontan membantu mendorong dan meminggirkan kendaraan yang mogok.suf/hen