Terkait Kasus SLY, Kadinsos Gresik Serahkan ke BKD

WF Mengaku Pernah Akrab dengan SLY

33

Gresik (Harjatim) – Kasus dugaan hubungan asmara SLY oknum aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dengan sejumlah perempuan terus mengelinding. Usai dikabarkan santer hubungannya dengan LS, pengusaha penggilingan padi. Kini kabarnya SLY santer dihubungkan dengan WF, perempuan yang bekerja sebagai staf pegawai di lingkup Pemkab Gresik.

Menanggapi persoalan SLY, Kadinsos Gresik, Sentot Supriyohadi mengungkapkan menyerahkan seluruhnya kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik.

” Kasusnya (SLY red) sudah saya laporkan ke BKD. Laporan tersebut secara lisan dan tertulis,” kata Sentot melalui via cellularnya.

Disinggung tentang laporannya terkait SLY, Sentot enggan memberikan penjelasan secara detail.

” Seperti yang pernah saya sampaikan ke sampean.Setelah saya manggil SLY. Itu yang saya laporkan ke BKD,” tutup Sentot.

Sementara Kepala BKD Gresik, Nadlif menyatakan pihaknya masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan.

” Kasusnya jadi perhatian kita. Masih kita kumpulkan bukti-bukti terkait persoalan tersebut,” kata Nadlif di kantornya.

Ia mengaku belum melakukan pemanggilan terhadap SLY. ” Belum kita panggil (SLY red). Kita panggil atasanya SLY (Kadinsos red) dulu. Kadinsos sendiri sebelumnya sudah kita panggil namun keterangannya terkait persoalan itu belum lengkap. Sekarang kita minta lagi keterangan supaya dilengkapi,” aku Nadlif.

Pada kesempatan itu tidak hanya terkait persolan hubungan asmara SLY dengan LS. Namun WF dan DW, pengawai di lingkup Pemkab Gresik yang dikabarkan punya “hubungan spesial” juga jadi sorotan.

” Kita masukan agenda kita. Nanti juga akan kita telusuri terkait kabar itu (WF dan DW red),” pungkasnya.

WF Mengaku Pernah Akrab dengan SLY

-Kabarnya hubungan mereka berdua merupakan ‘cinta lama bersemi kembali’. Informasi yang berhasil dihimpun hubungan asmara mereka terjalin sejak tahun 2015 lalu. Semenjak SLY menjabat sebagai Kasi Trantib di Kecamatan Panceng.

” Hubungan mereka (SLY dan WF red) sering putus nyambung. Namun kabarnya kini nyambung lagi. Coba ditelusuri saja,” ujar sumber.

Terjalinnya kembali ‘hubungan asmara’ SLY dan WF kabarnya imbas mulai retaknya hubungan SLY dengan LS.

Sementara menanggapi ini WF tidak menampik kalau dia pernah akrab dengan SLY. ” Hubungan dekat dan akrab saja seperti saudara. Tidak sampai ke hubungan asmara,” ujar WF via cellularnya.

Kedekatannya dengan SLY lanjut WF karena faktor satu kantor. ” Biasa dia (SLY) orangnya memang perhatian. Tak hanya dengan saya. Tapi sama anak-anak cewek semua orangnya baik, perhatian,” lanjut WF.

Ia mengaku sejak SLY pindah tugas ke Dinsos Gresik sudah tidak pernah berkomunikasi.

” Sejak beliaunya (SLY red) pindah tugas saya tidak pernah berkomunikasi. Nomor telfonnya saja saya tidak punya,” tampik WF.

Diberitakan sebelumnya prilaku SLY dianggap mencoreng nama Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. Oknum ASN golongan III/D berpangkat Penata Tk.1 pegawai di Dinsos Gresik itu “dikenal jago bermain asmara”. Kabarnya tak hanya pengusaha LS yang selama ini memadu kasih sambil menjalankan ‘bisnis’ penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Deretan wanita idaman lain (WIL) disekeliling SLY yang dikabarkan pernah menjalin “hubungan” bermunculan.

Informasi yang berhasil dihimpun deretan WIL itu diantaranya WF status janda, DW status janda dan AZ status bersuami. Namun, nama inisial terakhir dikabarkan sudah putus hubungan. Semenjak suami AZ memergoki hubungan ‘terlarangnya’ dengan SLY.

Menanggapi ini Kadinsos Gresik, Sentot Supriyohadi mengaku sudah memanggil SLY untuk melakukan klarifikasi terkait kabar yang berhembus.

” Sudah tak panggil. Soal dengan SLY yang bersangkutan mengakui,” kata Sentot di kantornya.
Disinggung mengenai prilaku SLY.

Sentot menganggap mencoreng intitusi Dinsos Gresik.
” Ya jelas mencoreng lha. Mangkanya saya suruh menyelesaikan persoalan secepatnya. Jangan sampai persoalan ini berimbas kepada pekerjaan,” lanjutnya.

Namun dia mengaku tidak mau terlibat terlalu dalam.
” Itu urusan pribadinya. Saya hanya menengahi. Dikembalikan kepada yang bersangkutan (SLY red),” pungkasnya.

Sementara SLY ketika hendak dikonfirmasi dikantornya terkait persoalan ini memilih lari meninggalkan wartawan. Dengan tergesa-gesa keluar dari ruangannya di lantai 2 gedung Dinsos Gresik.

” Tidak ada hubungan mas dengan LS. Saya mau rapat,”kata SLY singkat sambil menuruni anak tangga tergesa-gesa kemudian menuju mobil pribadinya. (awe)