Pasokan Oksigen untuk Rumah Sakit di Surabaya aman

40

 


Surabaya, (harjatim)- Pasokan oksigen untuk penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit di Kota Surabaya, Jawa Timur, hingga saat ini masih aman.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji di Surabaya, Jumat, 9/7 mengatakan, kepastian tersebut didapat setelah pihaknya berkoordinasi dengan pengusaha industri gas oksigen di Surabaya seperti halnya PT Samator dan PT Aneka Gas.

“Pasokan oksigen terpenuhi, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, bahwa pihaknya tidak hanya menghitung kebutuhan oksigen di rumah sakit saja, melainkan juga kepada pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Untuk kebutuhan oksigen, selain berkoordinasi dengan pengusaha industri gas oksigen, Pemkot Surabaya juga komunikasi dengan Dinas Kesehatan di Jatim terkait ketersediaan oksigen.
Apalagi, rumah sakit di Surabaya bukan hanya warga Surabaya saja, tapi warga dari daerah lain di Jatim.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya meminta pemkot setempat membentuk Satgas Oksigen untuk mengantisipasi kelangkaan oksigen. Satgas Oksigen tersebut dengan melibatkan Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Surabaya serta melibatkan jajaran samping yakni TNI dan Polri.

“Satgas ini nantinya memastikan stok dan harga oksigen aman tidak hanya yang dirumah sakit, tapi juga di distributor untuk dapat di akses warga yang sedang dirawat di rumah,” ujarnya.

Kepala Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah IV Surabaya Dendy Rakhmad Sutrisno menyebut masyarakat Jatim saat ini masih sulit memperoleh tabung gas oksigen dengan harga normal dan rata-rata dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Ia mengatakan berdasarkan pantauan KPPU Kanwil IV Surabaya di 12 daerah, rata-rata harganya naik, seperti tabung gas oksigen ukuran 1 M3 yang biasanya dijual dengan harga dikisaran Rp700 ribu sampai Rp800 ribu, melonjak menjadi Rp1,2 juta hingga Rp2,1 juta.

Sedangkan jasa isi ulang tabung gas oksigen juga mengalami peningkatan menjadi sekitar Rp150 ribu/M3 dari semula Rp30 ribu per meter kubik.

Untuk harga tabung gas oksigen 1m3 terendah terpantau Rp900 ribu (Mataram), tertinggi Rp2,1 juta (Banyuwangi), sedangkan jasa isi ulang terendah Rp30 ribu per meter kubik (Mataram), tertinggi Rp150 ribu per meter kubik (Surabaya). (wan/an)