BP Jamsostek Kolaborasi & Sinergi Gandeng Industri Padat Karya Serukan Herd Immunity Vaksinasi Massal

52
Santunan BP JAMSOSTEK kepada Ahli waris penerima manfaat kepesertaan Kartu Jamsostek Ketenagakerjaan sesuai dengan tingkat fasilitas yang diberikan langsung di lokasi vaksinasi massal.
Deputi Direktur Wilayah BP JAMSOSTEK Jawa Timur Deny Yusyulian mendampingi peserta vaksinasi terlihat histeris menutup jaket saat akan divaksin tim nakes di lokasi kawasan pabrik PT KAS, Manyar Gresik.

Gresik ( harjatim) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP JAMSOSTEK) lakukan aksi percepatan herd immunity (kekebalan kelompok,red) sesuai program pemerintah pusat melalui vaksinasi masal yang diikuti 10.000 karyawan PT Karunia Alam Segar (KAS) dan dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani digelar 31 Juli hingga 02 Agustus 2021 di kawasan pabrik yang sudah tertata sesuai protokol kesehatan satgas covid-19 dilengkapi tenaga nakes dan tim medis lengkap.

Disampaikan Gubernur Khofifah, dukungan dari berbagai pihak dalam mempercepat vaksinasi masyarakat untuk mencapai herd immunity mutlak dibutuhkan. “Jika semua kompak dan bergandengan tangan turut kolaborasi, Pandemi Covid 19 niscaya akan dapat dilalui. Pemerintah tidak bisa menghadapi Pandemi Covid 19 ini sendiri, harus didukung oleh banyak pihak termasuk masyarakat. Jika semuanya kompak bersinergi tentu Pandemi Covid 19 ini bisa kita lalui bersama,” tuturnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo menambahkan, upaya pemerintah Jatim dalam mendorong vaksinasi khususnya pada perusahaan padat karya tidak hanya untuk mempercepat kekebalan kelompok melainkan juga mendorong percepatan ekonomi nasional (PEN).

“Jika pekerja sehat dan produktif tentu proses produksi perusahaan akan semakin optimal menjalankan pekerjaan dengan kondisi tubuh yang prima selama bekerja,” kata Himawan.

Senada di lokasi, Deputi Direktur Wilayah BP JAMSOSTEK Jawa Timur Deny Yusyulian menghimbau kepada seluruh peserta BP JAMSOSTEK untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis ini bertujuan mendorong agar para pekerja khususnya yang terdaftar menjadi peserta diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin dari pemerintah.

“Dari ribuan karyawan ini sengaja dipilih BP JAMSOSTEK di wilayah indistri padat karya agar mereka dapat bekerja dengan baik dan mendukung pemulihan ekonomi nasional lewat produktifitas yang maksimal akan menghasilkan pencapaian target yang diinginkan bersama bisa tercapai,” kata Deny.

Selama 3 hari berlangsung, untuk menandainya, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan kematian dari BP JAMSOSTEK kepada tiga ahli waris karyawan PT Karunia Alam Segar (KAS). Diantaranya, manfaat dari Program Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Beasiswa.

Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala BP JAMSOSTEK Gresik, Ibrahim Hadi Wibowo merincikan tiga ahli waris PT KAS yang menerima manfaat program dari BPJAMSOSTEK antaralain ahli waris Kus Mardiana Rahayu yang menerima santunan JHT Rp 46,7 juta, santunan kematian Rp 42 juta, beasiswa anak pertama sampai perguruan tinggi hingga Rp 12 juta pertahun dan beasiswa anak kedua sampai jenjang SMA Rp 3 juta pertahun.

Sedangkan untuk ahliwaris Chusnul Archam mendapatkan JHT Rp 38,8 juta, santunan kematian Rp 42 juta, beasiswa anak pertama dan kedua masing-masing Rp 1,5 juta per tahun.

“Pada acara ini kami juga menyerahkan JHT pada ahli waris Ayu Lailatur Rohmah diantaranya JHT sebesar Rp 34 juta, santunan kematian Rp 42 juta dan beasiswa. Santunan tersebut diserahkan langsung ibu Gubernur langsung kepada para ahli waris,” pungkas Ibrahim.

Diapresiasi Bupati Gresik Segera Tambahkan Vaksin Sinopharm Bagi Peyandang Difabel

Panggilan akrab bupati Gresik, Gus Yani juga sangat mengapresiasi program vaksinasi di PT. KAS yang turut mendukung percepatan mewujudkan herd imunity sehingga penyebaran Covid-19 mendapat perlawanan dari kekebalan kelompok atau herd imunity sesuai apa yang ditarget oleh pemerintah. “Hari ini saya berterimakasih berkat kerjasama Pemkab Gresik, PT. KAS, dan didukung oleh Gubernur sehingga terlaksananya vaksinasi ini hari ini sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah untuk percepatan pencapaian herd imunity,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Gus Yani akan menyiapkan vaksin buat warga penyandang difabel yang nantinya mendapat jatah vaksin Sinopharm.

”Dalam waktu dekat vaksin khusus warga penyandang difabel yaitu vaksin Sinopharm, Insya Allah dalam minggu ini akan siap dikirim, Pemerintah Kabupaten Gresik sudah siap menghadapi serbuan vaksin tersebut sehingga nantinya akan segera disalurkan kepada warga tersebut dengan tepat sasaran,” pungkasnya. (JR/wan)