KKN Tematik Bela Negara UPN “Veteran” Jawa Timur Bantu Kembangkan Wisata Religi di Kota Mojokerto

121

Mojokerto(Harjatim)-Kelompok 5 KKN Tematik Bela Negara dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksankan Program Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai salah satu tindak lanjut penerapan ilmu yang dipelajari untuk dibagikan dalam bentuk pengalaman dan implementasi.

Setelah melakukan survey langsung ke Kelurahan Surodinawan oleh Badan Pengurus Harian (BPH) dan perwakilan setiap divisi, kelompok 5 KKN Tematik Bela Negara UPN “Veteran” Jawa Timur melihat adanya peluang untuk mengembangkan sektor wisata di daerah ini. Terdapat situs bersejarah makam tokoh pendiri Mojokerto yaitu situs bersejarah Makam Islam pekuncen. Guna menopang hal ini, maka dibuatlah program kerja untuk divisi lapangan yaitu membuat papan informasi mengenai situs bersejarah tersebut yang bertujuan untuk mengedukasi wisatawan maupun warga setempat.

Di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, terdapat sebuah perkampungan kecil yang dinamakan Lingkungan Pekuncen. Nama Pekuncen dikenal dari sosok mubalighah keturunan asli dari kerajaan Tiongkok. Namanya dikenal dengan Pie Kuan Chen, seorang perempuan dari negeri Tirai Bambu itu bukan sekadar hijrah ke Tanah Jawa, tetapi juga sebagai juru dakwah dalam mensyiarkan agama Islam di bekas wilayah Kerajaan Majapahit.

Tempat peristirahatan terakhir Pie Kuan Chen terletak di Pemakaman Islam Pekuncen, Kelurahan Surodinawan. Hingga kemudian, area tersebut dijadikan sebagai kompleks pemakaman bagi Bupati Mojokerto pertama R.A. Tjondronegoro beserta keturunannya. Bahkan, di Jalan Pekuncen Gang 2 itu juga dijadikan sebagai tempat bersemayamnya beberapa pejuang kemerdekaan, tokoh pemerintahan, hingga pahlawan nasional. Sampai sekarang masih banyak yang datang untuk berziarah. Tidak hanya dari warga setempat, tetapi juga dari luar kota

Program kerja dari divisi lapangan ini dilakukan secara offline Sabtu, 17 Juli 2021 di Makam Islam Pekuncen dengan bantuan mahasiswa yang turun langsung sebanyak 7 orang dengan 1 orang Juru Kunci karena menyesuaikan dengan anjuran untuk tidak dilakukan pengumpulan masyarakat yang banyak di masa pandemi covid-19. Masyarakat yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dalam program pengabdian masyarakat ini meliputi tahap pembuatan Papan Informasi dan pemasangan Papan informasi. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu pembuatan Papan informasi dengan menggunakan bahan kayu pigora serta banner dengan ukuran 60cm x 40 cm.  Setelah itu dipasang disekitar situs makam. Papan informasi ini berisi nama tokoh pendiri mojokerto beserta tugas yang dilakukan dimasa lampau.hen