Tinjau Pelaksanaan Tes CPNS, Ning Ita Tegaskan Tak Ada Titipan

33

Mojokerto (harjatim) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspita Sari yang akrab disapa Ning Ita meninjau langsung pelaksanaan tes CPNS Pemerintah Kota Mojokerto formasi Tahun 2021 yang digelar di Kampus Graha PPNI STIKES Bina Sehat, jalan Raya Jabon Mojokerto, Selasa (5 /10/2021).

Hadir juga dalam acara tersebut, antara lain Kepala Kantor Regional II BKN Heru Purwaka, Wakil Wali Kota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria, Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron dan sejumlah penjabat tinggi pratama di lingkungan Pemkot Mojokerto.

Ning Ita mengatakan, formasi yang dibutuhkan oleh pemerintah kota Mojokerto untuk ASN tahun 2021 ini sebanyak 108 formasi yang diperebutkan oleh 1.878 peserta tes CPNS. “Berarti ada 1.800 persen yang mengikuti dari kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Artinya, lanjutnya, peluang untuk diterima adalah 1 per 18. Peluangnya sangat kecil saking banyaknya yang memperebutkan. “Namun di sini saya memaknai bahwa siapa nanti yang memenangkan kompetisi saya menyebutnya kompetisi kecerdasan karena ini adalah kecerdasan dan juga keberuntungan yang memang takdir Allah,” imbuhnya.

Ning Ita berharap, 108 orang nanti yang lolos tes CPNS nanti adalah yang terbaik yang akan berkontribusi untuk pemerintah kota Mojokerto

Lebih jauh dikatakan, metode Computer Assisted Test (CAT) yang sudah diberlakukan dalam beberapa tes CPNS merupakan bentuk reformasi birokrasi yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia dalam rangka mendapatkan ASN yang berintegritas yang profesional yang berorientasi kepada pelayanan publik.

“Metode ini mengedepankan kejujuran, dan kemampuan prpribadi. Tidak ada lagi metode-metode titipan dan lain sebagainya itu, tidak ada lagi di Republik ini. Yang lolos nantinya adalah murni dari hasil kerja pribadi dan juga kemampuan pribadi yang sudah kalian curahkan dalam bentuk seleksi,” tandasnya.

Proses seleksi yang sudah dilakukan secara lebih terbuka dengan mengedepankan kemampuan pribadi maka harapannya adalah ASN terbaik yang akan diperoleh.

“Siapapun 108 yang lolos dan berhak menempati formasi di pemerintah kota Mojokerto, saya harap untuk memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ASN,” pungkasnya.yus