Proses Berkas Assesmen Penuh LSP Pers Indonesia Menuju Lisensi Komisioner BNSP

24

Jakarta,(harjatim)  Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia mendapat giliran kunjungan tim pelaksana dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan full assessment atau asesmen penuh. Ketua Tim BNSP, Muhammad Najib mengatakan adanya kunjungan kegiatan pemeriksaan berkas tahapan akhir ini sengaja dilakukan menuju pemberian lisensi untuk melaksanakan sertifikasi profesi di wilayah kerja masing-masing menerapkan guna standarisasi kompetensi layak uji.

Selain itu, sambung Najib sapaan akrab tim dari BNSP juga mendapat sejumlah temuan ketidaksesuaian berkas dokumen yang disiapkan LSP Pers Indonesia, di antaranya ada satu dokumen yang bersifat mayor.

“Dari hasil pemeriksaan kami ada beberapa dokumen yang menjadi temuan hanya bersifat minor dan harus diperbaiki serta dilengkapi. Sementara satu dokumen bersifat mayor sehingga harus dilaksanakan atau dipenuhi,” ujar Muhammad Najib sebelum menyerahkan hasil asesmen penuh kepada Ketua LSP Pers Indonesia Hence Mandagi yang disaksikan seluruh pengurus lengkap LSP Pers Indonesia di ruang rapat kantor LSP Pers Indonesia, Sabtu (09/10).

Usai proses administrasi yang cukup panjang dilakukan tim BNSP,juga turut mendampingi Erlin Febriani selaku Anggota, dan
Muhammad Syikab Adrie sebagai Observer, pelaksanaan asesmen penuh berjalan cukup lancar

Najib melanjutkan, keberadaan LSP Pers Indonesia jalani proses asesmen penuh oleh BNSP ini juga dapat temuan dokumen yang wajib diperbaiki paling lambat 1 bulan sejak asesmen penuh dilaksanakan. Sedangkan, anggota tim lainnya, Erlin Febriani menambahkan, pihaknya siap menerima berkas dokumen LSP Pers Indonesia yang sudah diperbaiki.

“Semoga lebih cepat lebih baik agar kami selaku tim pemeriksa bisa segera memproses berkas LSP Pers yang sudah lengkap, untuk diteruskan ke komisioner BNSP agar bisa dibahas ke rapat pleno pemberian lisensi,” terangnya.

Menanggapi hasil asesmen penuh tersebut, Ketua LSP Pers Hence Mandagi mengaku bangga, karena hasil temuan tidak terlalu banyak dan sebagian besar hanya bersifat minor, meski ada satu temuan yang bersifat mayor. “Kami akan segera memperbaiki dokumen yang menjadi temuan asesor lisensi dari BNSP dan sesegera mungkin akan menyerahkan berkas tersebut ke BNSP,” tutur Mandagi.

Sementara, Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Soegiharto Santoso menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respon positif dari Ketua dan para Komisioner BNSP yang memberi kesempatan kepada LSP Pers untuk mengikuti tahap akhir asesmen penuh.

“Semoga apa yang dinanti-nantikan wartawan se Indonesia untuk sertifikasi kompetensi melalui BNSP dan bersertifikat resmi akan segera terwujud jika LSP Pers bisa lolos full assesment ini, dan lisensi LSP kami segera disetujui,” imbuh Hoky sapaan karib.

Dalam kegiatan pelaksanaan asesmen penuh ini, juga dihadiri anggota Dewan Pembina Juniarto, Manager Mutu Jimy Wibowo, Manajer Sertifkasi Dhoni Kusmanhadji, Komite Skema Maghfur, Manajer Standarisasi Chaidar Sulaiman, Manajer Administrasi Tri Cahyandi Terasnanda, Manajer Pemasaran dan Keuangan Meytha Kalalo, dan asesor Vincent Suriadinata, Abdulrahman, serta Ketua Umum JNI merangkap asesor Hendri Kampai. (Hum/Jey)