Ning Ita Paparkan Gayatri Kendali Covid-19

24

Mojokerto (harjatim) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan Inovasi Gayatri Kendali Covid-19 secara virtual di hadapan juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur 2021, Senin (11/10/2021). Hal ini menyusul Gayatri Pengendali Covid-19 yang di gagas Dinas Kesehatan Kota Mojokerto masuk dalam 45 besar nominator Kovablik Jawa Timur tahun 2021.

Dalam paparannya Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, mengatakan, inovasi Gayatri ini merupakan pengembangan vitur dari Gayatri yang pada tahun 2020 lalu telah mendapatkan penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 10, TOP 45 dari Kemenpan-Rb.

“Berawal dari munculnya pandemi covid -19 pada tahun 2020 lalu, Kota Mojokerto melalui Dinas Kesehatan melakukan upaya strategis penanganan dan pengendalian covid-19 secara tepat dengan mengembangkan aplikasi Gayatri yang sebelumnya ada menjadi vitur Gayatri pengendali covid-19” tutur Ning Ita.

Dalam upaya pengendalian ini, lanjut Ning Ita, melibatkan banyak pihak, diantaranya TNI-Polri, Camat, Lurah, tokoh agama, serta seluruh unsur masyarakat terlibat secara variatif.

“Penggunaan aplikasi ini beragam, dari mulai masyarakat yang melapor terkait kasus covid-19. Kemudian satgas covid yang ada di level kelurahan, di tingkat kecamatan maupun di tingkat kota termasuk Forkopimda. Kemudian tim tracing, tim testing, termasuk beberapa OPD yang terlibat di dalam penanganan covid lainya” jelasnya.

Lebih lanjut di hadapan tim juri yang diketuai oleh Profesor Yusuf Irianto, Ning Ita juga memaparkan terkait keunikan, implementasi penyesuaian saat pandemi, output, outcome, hingga strategi berkelanjutan Gayatri pengendali covid-19 ini.

“Kita juga akan membuat regulasi terkait penetapan Gayatri sebagai aplikasi satu data kesehatan di Kota Mojokerto. Jadi nantinya Gayatri ini juga akan kita integrasikan terkait pelaporan pelayanan dengan rumah sakit, klinik, dokter praktek mandiri” tandasnya.yus